top of page

Kelebihan dan Kekurangan Pemakaian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)

Diperbarui: 4 Jun

Berdasarkan Handbook of Energy and Economic Statistics Indonesia, total instalasi kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) sebesar 2130,70 MW pada tahun 2020. 

Angka tersebut belum dimanfaatkan secara keseluruhan karena beberapa faktor seperti efisiensi, biaya, dan ketidakpastian harga listrik bulanan. 


PLTP dianggap sebagai sumber energi terbarukan karena straksi panas lebih kecil dibandingkan muatan panas bumi, Emisi yang dihasilkan kurang dari 122 kg CO2 per megawatt-jam (MW·h) atau  seperdelapan dari emisi pembangkit listrik tenaga batubara.


Penggarapan PLTP dilakukan dengan pengeboran tanah di kawasan panas bumi untuk membuat lubang gas panas untuk menggerakan turbin yang tersambung ke generator. Panas bumi memiliki tekanan tinggi yang dapat memutar turbin generator setelah uap melalui proses pemisahan. 


Karakteristik PLTP

PLTP memiliki cara kerja yang menyerupai PLTU, bedanya hanya pada sumber fluida uap saja. PLTU memakai fluida yang berasal dari batu bara, sedangkan PLTP berasal dari sumber panas dari perut bumi. 


Fluida yang keluar dari permukaan berbentuk uap kering, uap tersebut langsung digunakan langsung ke turbin, maun jika fluida yang ada di permukaan masih berbentuk dua fasa, maka harus dipisahkan di separator. 


Kelebihan PLT Panas Bumi

a. Ramah Lingkungan

Energi panas bumi lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil. Jejak karbon pembangkit listrik tenaga panas bumi pun rendah. 


Walau demikian, sumber energi ini masih menghasilkan polusi. Namun jumlahnya tidak sebesar bahan bakar fosil. 


b. Sumber dari Energi Terbarukan

Sumber panas dari dalam bumi sudah terisi secara alami dan berkelanjutan. Energi panas bumi ini dapat bertahan sepanjang planet bumi masih berotasi. 


Konsumsi energi di dunia sebesar 15 terawatt, angka jauh dari total potensi energi sumber panas bumi. Walaupun saat ini, sebagian besar reservoir nggak bisa digunakan namun masih dalam pengembangan oleh industri energi. 


Pembangkit listrik tenaga panas bumi diperkirakan dapat menyediakan listrik 0,0035 dan 2 terawat.


c. Berkelanjutan

Sumber energi panas bumi dapat diandalkan karena selalu tersedia untuk digunakan. Anda hanya perlu mengambil panas bumi kemudian mengolahnya menjadi uap.


Panas bumi efektif sebagai pembangkit listrik melalui penggerak turbin dengan suhu alir lebih dari 150°C. Karena tanah lebih tahan perubahan panas dibandingkan udara, maka tanah dapat bertindak sebagai penyerap sumber panas dengan pompa panas bumi sedalam 2 meter dibawah permukaan tanah. 


d. Andal

Sumber energi panas bumi tidak berfluktuasi seperti sumber lainnya. Maka dari itu, Anda dapat memprediksi keluaran listrik dengan tingkat akurasi tinggi. 


Tidak hanya itu, energi panas bumi adalah sumber alami sehingga tidak perlu melakukan ekstraksi seperti bahan bakar fosil. 


Kekurangan PLT Panas Bumi

a. Emisi Rumah Kaca

Walau sumber energi terbarukan memiliki reputasi lebih baik. Namun energi panas bumi memiliki kekhawatiran terhadap lingkungan. 


Ekstraksi energi panas bumi dari dalam tanah menyebabkan pelepas gas rumah kaca seperti hidrogen sulfida, karbon dioksida, metana, dan amonia. Namun, jumlah gas yang lepas jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil.


b. Dapat Menghabiskan Sumber Panas Bumi

Energi panas bumi memiliki risiko yaitu lokasi tempat pengambilan energi panas menjadi dingin. Dengan kata lain, tempat tersebut akan kehabisan sumber panas seiring dengan berjalannya waktu. 


Energi panas dari magma adalah satu-satunya yang tidak bisa dikuras karena masalah teknologi. Sehingga peneliti masih mengembangkan alat pengambil sumber panas dari magma yang ada selama miliaran tahun.


c. Biaya Investasi Tinggi

Kekurangan lainnya dari sistem ini adalah biaya produksi yang tinggi. Anda diharuskan melakukan pengeboran dan pemasangan sistem instalasi sumber energi panas. 


d. Memerlukan Lahan

Terakhir, pembangkit listrik tenaga panas bumi memerlukan lahan khusus untuk pemasangan. Hal ini tidak cocok untuk diterapkan di kota-kota besar. Selain keterbatasan lahan juga proses perizinan memakan waktu. 


PLTP memberikan opsi sumber energi terbarukan karena berasal dari panas bumi. Tidak perlu melakukan ekstraksi melalui reservoir. Hanya saja PLTP dihadapkan dengan masalah keterbatasan lahan dan biaya investasi tinggi untuk kalangan rumah tangga. 


Panas Bumi memang handal namun tidak bisa dioperasikan di segala kondisi.


Kelebihan PLTS Dibanding dengan PLT Panas Bumi

Menghasilkan tenaga listrik dari panas bumi bukan perkara mudah. Ada berbagai syarat dan perizinan yang harus dilakukan seperti pembebasan lahan, izin gangguan. Ini semua sulit dilakukan di kota-kota besar yang banyak penduduk. 


Lalu, bagaimana solusinya? Sebenarnya masih ada sumber energi alternatif yang sangat cocok untuk kondisi kota besar. Anda tidak butuh banyak lahan, sedikit perizinan, dan tentu saja dapat dukungan pemerintah. 


Solusi sumber energi alternatif di kota besar dapat Anda temukan melalui PLTS. Sumber tenaga ini memanfaatkan matahari untuk menghasilkan energi. 


a. Hanya Butuh Sebagaian Kecil Sinar Matahari

Energi surya butuh sebagian kecil dari sinar matahari untuk menghasilkan listrik. Departemen Energi AS mengatakan 90 menit sinar matahari yang mencapai permukaan dapat menghasilkan daya untuk konsumsi energi selama satu tahun penuh.


b. Efisien

Selain mudah, PLTS semakin efisien karena perkembangan teknologi dan sistem penyimpanan baterai. Rhone Resch, presiden Solar Energy Industries Association (SEIA) menyatakan sektor panel solar tumbuh lebih dari 40% dalam delapan tahun terakhir karena kemauan dalam sektor industri dan teknologi. 


Sebagian besar panel surya memiliki efisiensi 15% sampai 20% yang artinya dapat mengkonversi 15% sampai 20% jumlah sinar matahari yang diserap menjadi listrik. Ini berkontribusi pada penurunan biaya yang berkelanjutan. 


Biaya lebih Murah

Panel surya lebih terjangkau dari segi harga. Berdasarkan laporan World Energy Outlook 2020, International Energy Agency (IEA) mengkonfirmasi bahwa skema tenaga surya menawarkan, listrik termudah. Berdasarkan laporan tahun 2021, IEA memprediksi kebutuhan energi surya terus tumbuh dan jadi sumber energi utama di dunia. 


Hal ini berimbas dari biaya operasi dan pemeliharaan yang mudah. Memang harga awalnya terbilang mahal, namun dalam jangka panjang secara matematika jadi lebih murah karena perawatannya mudah. 


Yuk Pesan Jasa Pemasangan PLTS di Batari Energy!

Jika Anda ingin memasang PLTS, Batari Energy siap sebagai provider jasa pemasangan PLTS Anda. Dengan tenaga profesional di bidang PLTS, kami siap melayani Anda. Informasi selengkapnya ada di tautan ini.

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page