top of page

4 Penyebab Mengapa Biaya Listrik PLTS Lebih Murah Dibandingkan Konvensional?

Diperbarui: 18 Jun

International Energy Agency (IEA) mengeluarkan laporan temuan yang mengatakan bahwa memasang biaya listrik dengan PLTS lebih murah. Hal ini disampaikan dalam temuan bertajuk World Energy Outlook 2020.


Skenario IEA menghasilkan produksi tenaga surya naik sebesar 43% pada tahun 2040. Salah satu penyebabnya adalah biaya tenaga surya 20-50% lebih murah dari perkiraan ilmuwan.

Berdasarkan temuan dari IEA mengatakan bahwa tenaga surya bisa menjadi tren sumber energi di masa depan. Biaya instalasi yang murah menjadi pendorong utama tingginya minat PLTS. Secara statistik, biaya listrik dari PLTS jauh lebih murah jika mengandalkan sumber listrik batu bara.


Pada kesempatan ini, Batari Energy akan membahas mengapa biaya listrik dengan PLTS jauh lebih murah.


Mengapa Biaya Listrik PLTS lebih Murah?

PLTS mampu mengurangi biaya listrik karena melalui proses ekspor matahari, mengurangi permintaan energi, hingga self consumption. Aktivitas ini secara ekonomis mampu menghemat pengeluaran tahunan Anda. 


Listrik dari PLTS tersebut dapat Anda gunakan untuk menjalankan peralatan listrik. Apabila tidak digunakan lagi, sumber listrik PLTS dapat dikirimkan kembali ke jaringan listrik. Hal lainnya yang dapat digunakan adalah mengisi baterai pada mobil listrik. 


a. Self-Consuming

Self consuming merupakan aktivitas dimana Anda memakai PLTS untuk mensuplai kebutuhan listrik rumah atau bisnis secara mandiri. 


Untuk setiap kWh PLTS yang terkonsumsi oleh kebutuhan rumah tangga maupun bisnis, Anda sudah mengurangi kWh listrik yang dibeli melalui pembangkit listrik nasional. Jumlah konsumsi kWh sendiri sangat bergantung pada tarif yang Anda bayarkan ke penyedia listrik nasional, sesuai dengan kesepakatan pembayaran.


b. Dapat Menjual Energi Kembali

Ketika panel surya telah menghasilkan listrik lebih dari kapasitas pemakaian Anda, kelebihan ini dapat Anda ekspor ke jaringan listrik seperti PLN. Hasilnya Anda akan mendapatkan kredit pada tagihan listrik Anda. 


Walau demikian, ada juga aturan yang membatasi ekspor oleh penyedia layanan jaringan distribusi. Oleh karena itu, kelebihan tenaga surya ini akan dibatasi sesuai aturan yang berlaku. 


Mengurangi permintaan puncak

Perusahaan penyedia pemasangan panel surya memiliki tarif biaya permintaan. Tarif ini berarti tagihan listriknya mencakup biaya berdasarkan permintaan puncak, atau jumlah daya tertinggi yang diambil dari jaringan listrik pada waktu tertentu. Apabila tata surya menghasilkan listrik pada sata permintaan puncak, maka biaya permintaan puncak akan berkurang.


Penyebab Biaya Listrik PLTS Murah

Bukan rahasia apabila biaya listrik PLTS jauh lebih mudah seperti yang Anda temukan pada berita maupun hasil pengujian ilmiah. Namun itu semua tidak datang begitu saja, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenapa biaya listrik PLTS bisa lebih murah. 


a. Perkembangan dan Kecanggihan Teknologi

Murahnya biaya listrik PLTS disebabkan karena kemajuan teknologi panel surya yang begitu pesat. Selama bertahun-tahun, panel surya semakin efisien dengan nilai persentase konversi tenaga matahari menjadi listrik semakin tinggi. Inilah yang membuat panel surya lebih hemat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 


Kemajuan teknologi ini meliputi penyempurnaan desain panel, perampingan panel, serta ketahanan panel. Selain itu, terdapat pula penamaan teknologi untuk produksi panel surya secara cepat namun dengan lebih sedikit cacat. 


Our World In Data menunjukan penurunan harga listrik PLTS sebesar 70% dalam kurun waktu 2009 sampai 2019. Tahun 2009, biaya listrik panel surya photovoltaik sebesar $359 /MWh, sedangkan pada tahun 2019 biaya listrik berubah menjadi $40/MWh. 


b. Naiknya Produksi Panel Surya

Selaras dengan meningkatnya permintaan panel surya, produsen meningkatkan produksinya agar dapat diterima masyarakat umum. Dengan kata lain, barang yang ditawarkan mampu menjangkau pengguna rumah tangga. 


Hal ini menyebabkan berkurangnya biaya produksi, tenaga, dan biaya lainnya dalam produksi panel surya. Dengan melihat tingginya permintaan, produsen lebih membangun pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksi dan meningkatkan efisiensi produksi sehingga harga jualnya mampu ditekan serendah mungkin.


c. Berlakunya Perjanjian Sewa Guna Usaha

Proses adopsi tenaga surya semakin mudah karena adanya perjanjian sewa guna usaha dan jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA). Opsi ini membuat Anda dapat memasang panel surya dengan uang muka gratis atau cenderung murah. Kemudian dapat pembayaran listrik yang dihasilkan dengan tarif lebih murah.


Power purchase agreement merupakan kontrak antara pembeli dan penjual energi. Dalam PPA, penjual atau pengembang menghasilkan listrik dan dijual kepada pembelinya. 

Tujuan dari PPA adalah untuk memfasilitasi transaksi pembelian tenaga listrik, sebagai pemasangan sistem energi listrik untuk sumber terbarukan, serta menjadi media pembelian tenaga surya.


d. Menjadi Kebijakan Pemerintah

Kebijakan dan subsidi pemerintah memiliki peran dalam gerakan memperluas pemakaian energi terbarukan. Di berbagai negara, subsidi pemerintah dan kredit pajak telah mendorong penggunaan tenaga surya sehingga menciptakan lingkungan yang stabil dalam menghasilkan pemakaian PLTS. 


Kebijakan dari pemerintah telah mengharuskan perusahaan utilitas untuk memakai sumber energi terbarukan. Yang mana secara tidak langsung akan menaikan permintaan instalasi dan pemasangan panel surya. 


Adanya campur tangan pemerintah membuat PLTS mengalami pertumbuhan yang paling cepat. Laporan dari IEA mengatakan bahwa tenaga surya menjadi sumber listrik termudah sepanjang sejarah. Tren ini akan semakin menjadi di tahun-tahun mendatang dengan perkiraan penurunan biaya produksi sebanyak 60% pada tahun 2030.


Pemasangan PLTS dengan Batari Energy

PLTS bukan hanya datang sebagai sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dalam aspek ekonomi, PLTS mendatangkan keuntungan karena mampu menekan pengeluaran tagihan listrik Anda. Apalagi mengingat pada Covid-19 lalu, tagihan listrik mengalami kenaikan signifikan karena kebijakan Work From Home. 


Agar tidak kembali terulang tagihan listrik membengkak, dibutuhkan sumber energi sekunder untuk menampung konsumsi listrik rumah. Panel surya mampu menyediakan sumber listrik sebagai pengganti listrik nasional. 


Sebagai langkah awal komitmen untuk mengurangi pembengkakan tagihan listrik, Batari Energy memberi layanan konsultasi PLTS gratis bagi Anda melalui tautan ini.

5 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page