top of page

7 Komponen Utama Pembangkits Listrik Tenaga Uap (PLTU)

PLTU merupakan salah satu jenis pembangkuit yang umum digunakan untuk menghasilkan listrik. Pembangkit listrik ini masih diminati karena mampu menghasilkan sumber energi dalam jumlah stabil.


PLTU beroperasi dengan memanfaatkan batu bara untuk dibakar dalam tungku pembakaran. Kemudian, hasil pembakaran berupa air diubah menjadi uap air, yang kemudian dipakai untuk menggerakan turbin. Nantinya, turbin mengubah energi gerak menjadi energi listrik.


Pertanyaannya, apa saja komponen utama PLTU?


Komponen utama PLTU

PLTU membutuhkan batu bara untuk melakukan proses pembakaran di dalam tungku boiler. Ketika proses pembakaran, panas yang dihasilkan akan mengubah air menjadi uap air.

Uap air ini nantinya mengalir dan pada akhirnya menggerakan bilah turbin. Gerakan putaran turbin inilah yang nantinya menghasilkan listrik oleh generator.


1. Bahan bakar

Bahan bakar PLTU berupa batu bara atau minyak bumi. Bahan bakar nantinya akan dibakar di dalam tungku boiler dengan suhu panas yang sangat tinggi. Panas yang dihasilkan nantinya dapat mengubah air menjadi uap.


Proses pembakaran dilakukan dengan bantuan burner, yang fungsinya memasok bahan bakar dan udara ke dalam tungku dengan rasio pembakaran yang optimal. Proses pembakaran menghasilkan gas-gas buangan seperti CO2, SO2, dan NOx yang dikendalikan agar tidak mencemari udara.


2. Boiler

Boiler merupakan komponen PLTU untuk mengubah air menjadi uap.


Boiler terbagi dari beberapa bagian seperti tungku, pipa-pipa uap, superheater, economizer, dan air preheater. Mulanya, air yang diubah menjadi uap akan dimasukkan ke dalam economizer, yang mana air akan dipanaskan memakai gas buang yang keluar dari tungku.


Setelah melalui economizer, air akan masuk ke dalam pipa-pipa uap, yang mana akan dipanaskan kembali memakai panas dari tungku boiler. Setelah mencapai suhu tertentu, uap air melewati kondisi super heater, yang membuatnya uap menjadi makin panas dan kering.

Uap yang keluar kemudian masuk ke dalam pipa menuju turbin.


3. Turbin

Turbin adalah komponen untuk mengubah energi kinetik menjadi energi mekanik. Turbin uap terbagi dalam satu tahap, dua tahap, dan tahap. Perbedaannya adalah jumlah bilah yang digunakan.


Jumlah bilah mempengaruhi efisiensi dalam mengubah energi uap menjadi energi mekanik. Putaran turbin ini kemudian diubah menjadi energi listrik.


4. Generator

Generator berfungsi untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Cara kerja generator secara induksi elektromagnetik, yang mana energi mekanik akan menggerakan kumparan dalam generator, sehingga menghasilkan arus listrik.


5. Transformator

Transformator berfungsi untuk meningkatkan atau menurunkan tegangan listrik dari generator. Tegangan listrik yang dihasilkan generator biasanya cukup rendah, sehingga perlu dinaikkan agar dapat mendistribusi lewat jaringan transmisi listrik.


Transformator mengubah tegangan listrik dari level rendah menjadi level yang tinggi, sehingga listrik dapat didistribusikan lewat jaringan transmisi dan distribusi listrik.


6. Sistem Pendingin

Sistem pendingin adalah bagian dari PLTU. Fungsinya untuk menjaga suhu komponen agar dalam kondisi optimal.


Sistem pendingin pada PLTU terdiri dari beberapa bagian seperti sistem pendingin air, sistem pendingin oli, dan sistem pendingin udara.


7. Sistem Pengendalian dan Monitoring

SIstem pengendalian berfungsi untuk mengendalikan dan memonitor proses yang terjadi di dalam PLTU. Pemantauan kinerja ni bisa memakai SCADA, DCS, dan PLC. Tujuannya untuk memastikan proses berjalan dengan lancar.


PLTU dapat Mencemarkan Udara

Walaupun menghasilkan tenaga listrik menggunakan uap, PLTU dinilai dapat mencemarkan udara. Salah satu alasannya karena menggunakan batu bara sebagai sumber energi.


Ketika batubara dibakar, ia melepaskan racun dan polutan ke udara. Bahan tersebut mengandung merkuri, timbal, sulfur dioksida, nitrogen oksida, partikulat, dan logam berat. Selain mengotori udara, dampak kesehatan yang ditimbulkan sangat membahayakan mulai dari asma hingga gangguan neurologis.


Beralih ke Energi Terbarukan, Terutama Solar Cell/Panel

Harus diakui kalau PLTU masih diminati karena investasi batubara sangat besar. Namun perlu diketahui bahwa batubara akan habis pada waktunya karena bukan sumber daya yang dapat diperbaharui.


Maka dari itu, mengalihkan pasokan energi ke energi terbarukan menjadi solusi. Letak geografis Indonesia sangat menguntungkan untuk menerapkan solar cell. Perlahan namun pasti, semuanya akan beralih ke energi terbarukan.


128 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page